Hari ini, 8-1-2011 rasanya akan jadi hari paling menyedihkan di dalam karir saya sebagai pecinta binatang, baru 4 hari yang lalu (5-1-2011) saya merasakan kesenangan yang luar biasa karena salah satu hewan yang saya kagumi dan ingin dipelihara berhasil saya dapatkan, elang.
Elang kecil itu saya beri nama popay, umurnya baru sekitar 1 bulan kurang, dan bulunya belum tumbuh secara sempurna. biarpun masih kecil, elang jantan itu telah memperlihatkan sebagai calon elang gagah nantinya jika dewasa. popay makan cukup lahap, berapapun burung pipit yang saya suapkan ke mulutnya dilahap, biasanya dalam 1 hari saya beri makan 2 ekor burung pipit, satu ekor di pagi hari, dan satunya lagi pada sore hari.
namun, kesenangan saya hanya bertahan hingga kemaren malam, yang merupakan saat terakhir saya menyuapi popay makan. tadi pagi saat terbangun saya melihat popay masih dalam posisinya seperti hari2 sebelumnya, namun tidak lama setelah itu saya dapati popay tiba-tiba tersungkur di dalam kandangnya, seketika saya panik dan langsung memutuskan untuk membawa popay ke toko tempat saya mengadopsinya, namun nyawa popay tidak terselamatkan lagi, setibanya disana popay sudah mati.
Saya tidak dapat menyembunyikan perasaan shock yang sangat........
sangat sedih melihat elang yang sudah saya dapatkan dengan susah payah mati begitu saja, sangat sedih dengan kenyataan bahwa waktu saya merawatnya begitu singkat....
Bukan bermaksud lebay, dan mendramatisir tapi ini seperti pukulan yang sangat telak, hantaman yang sangat keras bagi saya, baru kali ini hewan peliharaan saya mati, memang elang adalah hewan non reptil pertama yang saya adopsi, tapi saya benar-benar tidak mengira bahwa pelajaran pertama yang didapat saat memelihara burung sangat-sangat menyakitkan seperti ini, belum pernah rasanya sesedih ini saat melihat hewan mati, namun kali ini sangat sulit untuk menggambarkan bagaimana rasanya.
kematian popay adalah karena kesalahan perawatan yang saya berikan, popay diduga mati karena kedinginan, dan kekurangan sinar matahari....
dengan dibantu oleh pemilik toko, popay dimakamkan di dekat toko itu setelah sebelumnya di kafani dan diperlakukan layaknya manusia.
Maaf popay atas ketidakbecusan saya merawatmu, ini akan jadi pelajaran yang sangat-sangat berharga. semoga rasa shock ini tidak berubah jadi trauma, semoga suatu saat nanti saat telah lebih siap saya mampu merawat dan membesarkan elang lainnya, semoga kau beristirahat dengan damai popay-ku....
Selamat tinggal popay....rest in peace...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar